SELAMAT DATNG DI BLOG KAMI BLOG INI BERKERJA SAMA DENGAN SITUS LAIN SEHINGGA DAFAT INFORMASI YG AKURAT DAN BISA MENAMBAH WAWASAN ADA
Tips dan Trik by: Panduan Blogger

Welcome to my blog!
novran-adt

Here I can explain a little about my blog, and why you may want to read it.

I could encourage you to subscribe by providing a subscription link like this,

or highlight one or two of my best posts.

:) enjoy it (:

Sabtu, 27 Juni 2009

. Sabtu, 27 Juni 2009

Memasang jaringan internet sendiri


1. Ethernet Hub atau Switch (100MBps)

Ethernet hub adalah perangkat yang menjadi pusat komunikasi. Ada dua jenis hub yakni hub biasa dan switching hub. Switching hub lebih bagus performansinya walau sedikit lebih mahal. Satu hub biasanya bisa dipakai untuk komunikasi 5, 8, atau 16 komputer.

Biar switch lebih mahal yang penting Performanya bo…….

2. Ethernet card (100 MBps).

Tiap komputer perlu ethernet card. Beberapa komputer sudah punya yang built-in, jadi tidak perlu susah lagi. Kalau belum, beli saja ethernet card generik (biasanya pakai chip Realtek). Kalau memang perlu kerja keras, belikan yang 3COM atau Intel Express. Oh ya, saat beli minta yang bus-nya pakai PCI. Untuk memasang ethernet card, buka casing komputer, selipkan card ke salah satu slot PCI, atau biasa dibilang konverternya pasang sekrup, lalu tutup lagi casingnya. Atau salah satu dari kamu mempunyai laptop atau notebook jika ya……g’ usah lagi masang converter pasti dah tersedia kok……

3. Kabel UTP (CAT-5).

Digunakan untuk menyambung komputer ke hub. Anda bisa beli kabel yang sudah siap pakai. Kalau untuk perusahaan besar, lebih ekonomis buat sendiri. Beli saja alat pembuatnya, namanya crimping tools. Lalu beli kabel gulungan (1000 yard) dan soket ethernet yang diperlukan. Untuk memasangnya, colokan ujung kabel yang satu ke hub, ujung yang lain ke etherned card. Hidupkan komputer, periksa bahwa lampu di hub maupun ehernet card menyala dengan benar (hijau).

4. Driver Network card dan protokol TCP/IP

Sekarang komputernya musti dipasang dua hal: driver dan protokol TCP/IP. Caranya beragam, tergantung sistem operasi. Namun sistem operasi modern biasanya langsung mendeteksi kalau ada network card baru dan akan memasang driver dan protokol TCP/IP dengan benar. Maaf, saya tidak membahas hal ini panjang lebar, silahkan lihat manual sistem operasi anda.

5. Konfigurasi TCP/IP

Setelah protokol TCP/IP terpasang kini anda harus mengkonfigurasinya. Caranya, sekali lagi tergantung sistem operasi, silahkan lihat manualnya. Namun hal yang harus anda isi ada lima hal yakni: nama domain, alamat IP, netmask, gateway dan DNS server.

Nama domain resmi harus didaftarkan ke penguasa Internet. Namun untuk dipakai dalam intranet, anda bisa pakai apa saja, selama tidak tabrakan dengan nama domain resmi. Untuk amannya, pakai akhiran tidak standar, misalnya:

Komputer1 :hirataci.intranet
Komputer2 : topan.intranet
Komputer3 : nanda.intranet
Komputer4 : icah.intranet

Untuk alamat IP/ dapat secara automatic dan secara manual pun bisa dengan membagi IP netmask anda harus pakai salah satu segment (ruas) yang sudah dicadangkan untuk intranet yakni:

* IP = 10.x.y.z netmask = 255.0.0.0

* IP = 172.16-31.x.y    netmask = 255.255.0.0
* IP = 192.168.0-255.x netmask = 255.255.255.0
Masing-masing komputer harus anda beri alamat IP yang unik. Misalkan anda pilih segmen pertama (paling mudah diingat), maka IP/mask komputer anda contohnya adalah:

Komputer1 : 10.0.0.1 / 255.0.0.0

Komputer2 : 10.0.0.2 / 255.0.0.0
Komputer3 : 10.0.3.4 / 255.0.0.0
Komputer4 : 10.5.6.7 / 255.0.0.0

Atau kalau pilih segment 192.168.1.x, maka pada IP/mask komputer anda misalnya:
Komputer1 : 192.168.1.1 / 255.255.255.0
Komputer2 : 192.168.1.xxx / 255.255.255.0
Komputer3 : 192.168.1.xxx / 255.255.255.0
Komputer4 : 192.168.1.xxx / 255.255.255.0

Sekarang soal DNS server dan gateway. Untuk intranet keduanya adalah optional. jadi anda bisa kosongkan saja.

6. Buat file hosts

Karena disini DNS server tidak ada, maka anda perlu membuat daftar pemetaan manual antara nama domain dan alamat IP.:

#alamat-ip    nama-domain (bisa banyak)
10.0.0.1      Iqbal.intranet iqba
10.0.0.2 Agung.intranet agung
10.0.3.4      Eko.intranet Eko
10.5.6.7      Giroy.intrenet Giroy

File hosts ini harus ada, dan sama isinya, di semua komputer. Makanya rada repot kalau komputerya banyak. Cara paling afdol ya pasang DNS server, tapi penjelasanya perlu satu artikel sendiri :)

7. Testing

Nah…… lo pade coba deh. Ya…….. Sekarang tinggal test dari masing-masing komputer apakah sudah terhubung komputer yang lain. Jalankan saja DOS (Windows) atau konsole (Linux), lalu coba panggil:

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com